Senin, 01 Agustus 2022

PROSES PENCIPTAAN MANUSIA MELALU PENILITIAN ALQUR.AN

 PROSES PENCIPTAAN MANUSIA MELALU PENILITIAN ALQUR.AN


Proses kehamilan adalah proses yang sangat panjang. Al-qur’an bahkan telah menjelaskannya, jauh sebelum ilmuan-ilmuan barat menemukannya setelah proses panjang penelitian. Al-qur’an surat Al-mu’minun ayat 12-14, misalnya. Di dalam 3 ayat tersebut, diterangkan dengan jelas perjalanan kejadian manusia. Dari awal ovum yang dibuahi oleh sperma, sampai terbentuklah bayi yang siap lahir ke dunia.


Ayat 12 berbunyi

 وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ مِن سُلَالَةٍ مِّن طِينٍ


Artinya: Dan sungguh, Kami telah Menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah.


Asal-muasal manusia adalah tanah. Karena kakek moyang pertama kali diciptakan dari tanah. Dari sudut pandang ilmu kimia, kita dapat membandingkan unsur-unsur kimia yang ada dalam tanah yang relatif sama dengan unsur kimia manusia. Dan tak bisa dipungkiri lagi, bahwa manusia berasal dari tanah dan kembali ke tanah.


Proses kedua menurut Al-qur’an surat Al-mu’minun ayat 13 yakni menjelaskan proses awal mula bertemunya sperma dan sel telur, yang berbunyi


ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَّكِينٍ


Artinya: Kemudian Kami Menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). 


Proses kehamilan berlangsung selama 40 minggu dihitung dari hari pertama mens berakhir.


Dalam proses kehamilan ini, dibagi menjadi 3 fase (biasa disebut dengan trimester), yakni:


1.Trimester pertama (Minggu 0-12), terdapat 3 fase di dalamnya


a.Periode Geminal (Minggu 0-3)


Proses pembuahan pertama


b.Periode Embrio (Minggu 3-8)


Sistem syaraf, organ utama, dan struktur utama mulai terbentuk. Sepertii mata, mulut, sedangkan hati mulai memproduksi sel darah.


c.Periode Fetus (Minggu 9-12)


Periode di mana organ penting terus bertumbuh.


2.Trimester kedua (Minggu 12-24)


Merupakan peningkatan perkembangan janin. Jaringan kuku, indera penglihatan dan pendengaran mulai berfungsi.


3.Trimester ketiga (Minggu 24-40)


Semua organ tubuh telah tumbuh dengan sempurna.


ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَاماً فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْماً ثُمَّ أَنشَأْنَاهُ خَلْقاً آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ


Artinya: Kemudian, air mani itu Kami Jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami Jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami Jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami Bungkus dengan daging. Kemudian, Kami Menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik.


Itulah ayat 14 surat Al-mu’minun yang menerangkan tentang proses kehamilan selanjutnya. Salah satu penelitian menyebutkan bahwa proses perkembangan bayi dalam rahim persis seperti apa yang digambarkan dalam Al-qur’an. Awalnya, tulang embrio mengeras dan kemudian sel-sel otot yang terpilih dari jaringan tulang bergabung dan membungkus tulang-tulang tersebut.


Betapa indahnya Al-qur’an dan betapa beruntungnya orang-orang yang mencintainya. Sebab, dari dalamnya-lah, segala ilmu pengetahuan berasal. Menjadi sumber dari segala sumber yang kan abadi hingga akhir masa.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lagu Indonesia Raya sempat mengalami beberapa perubahan seiring dengan berjalannya waktu.

 Lagu Indonesia Raya sempat mengalami beberapa perubahan seiring dengan berjalannya waktu. Lagu yang pertama kali diciptakan oleh komponis W...